Sunday, March 17, 2013

Karya Ilmiah


Pengertian Karya Ilmiah

Karya ilmiah (bahasa Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.


Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.

Penalaran Deduktif

Penalaran Deduktif

Penalaran Deduktif adalah proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang khusus berdasarkan fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini disebut Deduksi. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yaitu dimulai dari hal-hal umum, mengarah kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah.

Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional,instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian dilapangan.
Contohnya yaitu :
semua binatang punya mata
srigala termasuk binatang
srigala punya mata

Macam – macam penalaran deduktif : 
1.       Silogisme kategorik
Silogisme Katagorik adalah silogisme yang semua proposisinya merupakan katagorik. Proposisi yang mendukung silogisme disebut dengan premis yang kemudian dapat dibedakan dengan premis mayor (premis yang termnya menjadi predikat), dan premis minor ( premis yang termnya menjadi subjek). Yang menghubungkan diantara kedua premis tersebut adalah term penengah (middle term)
2.       Silogisme Hipotetik  
Silogisme Hipotetik adalah argumen yang premis mayornya berupa proposisi hipotetik, sedangkan premis minornya adalah proposisi katagorik.
3.       Silogisme Disyungtif
Silogisme Disyungtif adalah silogisme yang premis mayornya keputusan disyungtif sedangkan premis minornya kategorik yang mengakui atau mengingkari salah satu alternatif yang disebut oleh premis mayor.Seperti pada silogisme hipotetik istilah premis mayor dan premis minor adalah secara analog bukan yang semestinya.
4.       Entimen
Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui. Contoh Entimen : Proses fotosintesis memerlukan sinar matahari Pada malam hari tidak ada matahari Pada malam hari tidak mungkin ada proses fotosintesis.

source:
http://shellapaditadharma.blogspot.com/2012/10/penalaran-deduktif.html
http://inezjohn.blogspot.com/2013/03/penalaran-deduktif.html

Penalaran (Penalaran Induktif)

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.



Pengertian Penalaran Induktif
Metode penalaran induktif adalah adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala. Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.

Monday, January 14, 2013

Kesimpulan Makalah Bahasa Indonesia

        Bahasa Indonesia merupakan alat komunikasi untuk menyebarluaskan informasi tentang kegiatan ilmiah dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu-ilmu sosial, kemanusiaan, sains, maupun teknologi.
      Keterampilan berbahasa Indonesia mencakup: Keterampilan menyimak; merupakan keterampilan memahami bahasa lisan, keterampilan berbicara; merupakan keterampilan memahami tidak hanya bahasa lisan tapi juga ekspresi dan nada bicara, keterampilan menulis; keterampilan dalam bentuk tulisan. Keterampilan ini terbilang yang terumit dibanding lainnya dan keterampilan membaca; keterampilan reseptif bahasa tulis.

Anggota:
10110176  ADITAMA TEJAPUTRA
11110622  CLARASHINTA AMELIA
12110422  ERVIANA FRISHMANIDA. S
14110795  M. RIJJA SIHABUDIN
15110143  NUR RAHMAWATI

Monday, November 5, 2012

Keindahan Pantai Senggigi

Pantai Senggigi




Deskriptif



Pantai Senggigi, yang terletak di sebelah utara Bangsal, merupakan pantai yang paling populer dan sudah terkenal akan keindahannya. Pantai yang terletak 12 kilometer dari sebelah barat laut Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lombok ini, terbentang hampir sepanjang 10 km dengan hamparan pasir putih yang seolah menggoda untuk duduk diatasnya dan untuk sejenak melupakan segala rutinitas hidup dari kepadatan lalu lintas kota. Dan menghirup udara segar dengan menikmati pemandangan air laut yang berwarna biru gradasi hijau. Deburan ombak tenang dan semilir angin yang berhembus membuat hati menjadi tentram dan nyaman. Di sana juga banyak terdapat bar maupun cafĂ© kecil. Dan banyak tersedia hotel – hotel kecil maupun bungalow sebagai tempat peristirahatan.


Persuasif



Tidak bisa di pungkiri lagi, jika senggigi merupakan unggulan dari pariwisata pulau lombok. Pantai nya yang masih asri merupakan tempat yang ideal untuk memanjakan diri anda sambil bersantai bersama keluarga ataupun sahabat anda. Anda dapat berenang dengan aman di pantai ini, dikarenakan ombak nya yang relative tenang. Selain berenang kegiatan lain yang dapat dinikamati yaitu snorkeling, kano, ataupun surfing, atau jika tidak ingin berbasah basahan, di tempat ini anda bisa menyaksikan sunset sambil bersantai ria. Walaupun terkenal dan merupakan objek wisata lombok yang paling popular, senggigi tetap terjangkau bagi semua  kalangan yang ingin berlibur. Bisa dikatakan wisatawan baik mancanegara maupun local selalu membanjiri daerah ini disetiap waktu nya. Maka tidak salah jika anda memilih senggigi sebagai tempat liburan anda, karena sampai saat ini senggigi merupakan destinasi favorit unggulan dari pariwisata pulau lombok.

Monday, October 8, 2012

Menumbuhkan Sikap Bahasa yang Positif terhadap Bahasa Indonesia


Bahasa merupakan suatu pengantar manusia dalam berkomunikasi dengan orang lain. Mulai dari balita hingga dewasa manusia mempunyai tingkat kemampuan berbahasa yang berbeda. Tentu saja, seiring berjalannya waktu kemampuan tersebut akan semakin baik. Sehingga seseorang akan mampu menyesuaikan keberadaannya dengan kondisi disekitarnya.
Namun, seperti telah diketahui manusia juga banyak menciptakan banyak ragam bahasa. Begitu juga tingkat kehalusan dan gaya berbahasa. Di kalangan mahasiswa pun memiliki gaya berbahasa yang berbeda. Sebagian besar mahasiswa menggunakan gaya bahasa yang santai dalam berkomunikasi. Mereka memiliki tatanan atau kosa kata yang cenderung melenceng bahkan tidak sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) yang ditetapkan dalam Bahasa Indonesia.