Tuesday, January 10, 2012

Bahaya penggunaan Silikon


Setiap wanita pasti suka di puji, dan beberapa wanita senang jika disebut “cantik” . namun apa saja yang biasa dilakukan untuk mempercantik diri, salah satunya adalah menyuntikan silikon ke bagian tertentu, namun benarkah ini mempercantik? Bahayakah zat yang terkadung didalamnya?

Apakah kalian pernah melihat orang yang hidungnya berbentuk aneh? (mancung tapi aneh, menurut saya sih mirip nenek sihirbig grin) dan dagunya membleh (?) , hal ini disebabkan oleh cairan silikon yang di suntikkan ke bagian-bagian tersebut. Memang, mungkin untuk awal-awal pengguna silikon akan merasa puas, namun lama-kelamaan mereka akan kecewa karna efek dari penggunaan silikon ini.

Kebanyakan pengguna silikon tidak tahu bagaimana bahayanya penggunaan silikon pada tubuh, apakah anda tahu seberapa bahayanya silikon pada tubuh? Mari saya beritahu happy *sok tahu

silikon


Dimulai dengan penjelasan mengenai silikon, apasih silikon? Silikon adalah polimer nonorganik yang bervariasi, dari cairan, gel, karet, hingga sejenis plastik keras.

Beberapa karakteristik khusus silikon :  tak berbau, tak berwarna, kedap air, serta tak rusak akibat bahan kimia dan proses oksidasi, tahan dalam suhu tinggi, serta tidak dapat menghantarkan listrik. Pertama kali ditemukan, digunakan untuk membuat lem, pelumas, katup jantung buatan, hingga implan payudara.

Menurut dr. Teddy O.H. Prasetyono dari Departemen Bedah Plastik FKUI, seorang dokter ahli bedah plastik tidak dibenarkan melakukan penyuntikan silikon cair. Biasanya penyuntikan silikon cair untuk memperindah bagian wajah dilakukan oleh tenaga nonmedis, tegasnya. Tarifnya yang relatif murah (sekitar Rp200.000/suntikan), diduga materinya adalah silikon industri, yang membahayakan kesehatan.
Walaupun berbahaya, penyuntikan silikon cair tidak mengakibatkan kematian, tetapi dapat mengakibatkan kerusakan jaringan yang bersifat permanen. Kerusakan tersebut terjadi karena silikon cair yang disuntikkan langsung ke dalam tubuh — seperti sifat cairan umumnya— akan mencari tempat yang rendah. Sebagian silikon mungkin ‘berkumpul’ di tempat- tempat tertentu sehingga membentuk benjolan. . Bila sudah terjadi kerusakan, maka hal yang bisa dilakukan satu-satunya cara adalah dengan pembedahan

Daya tolak reaksi jaringan tubuh terhadap silicone breast implant, menurut Prof. Dr. H. Muchlis Ramli dari Departemen Ilmu Bedah Onkologi FKUI, tergolong sangat rendah, sehingga sejauh ini tidak terbukti dapat menyebabkan kanker. Kalaupun ada pasien yang terbukti mengidap kanker setelah melakukan operasi, besar kemungkinan pasien tersebut memang sudah memiliki ‘bakat’ kanker.
Ditinjau dari materi pengisinya, ada 3 jenis implan payudara, yaitu:


a. Implan berisi garam fisiologis (saline/NaCl)

Implan jenis ini biasanya dibungkus dalam kantong silikon, dan cenderung mudah bocor atau berkerut. Karena hanya berisi air, implan ini relatif kurang dapat dibentuk sesuai keinginan.

b. Implan berisi gel silikon padat
Implan ini juga dibungkus dalam kantong silikon, namun didesain khusus hingga terasa lembut dan fleksibel sehingga mudah dibentuk sesuai keinginan.

c. Implan berisi gel silikon yang kohesif
Menurut dr. Rod J. Rohrich, ketua American Society of Plastic Surgeons, implan jenis ini merupakan tipe terbaru. Di Amerika Serikat, populer dengan nama gummy bear breast implant. Gel kohesif seperti ini tak menyebar, bahkan jika kantong pembungkusnya bocor/dibelah.

Pengguna silikon (sereeeeem straight face)


Apakah anda berminat menggunakan silikon? Itu tergantung andahappy
namun menurut saya, apa yang sudah diberikan oleh Allah swt adalah sesuatu yang paling pas untuk kita, dan kita patut untuk mensyukurinya, tidak perlu berniat untuk merubah apa yang sudah Allah berikan, semoga kita termasuk orang-orang yang bersyukur...happy

2 comments:

Arisma Wijayanti said...

trnyata silikon sangat bahaya juga yah ??
sya sngat pnasran bgaimna cra bkrja silikon itu pda tubh ??

Amma said...

yap, tentu aja bahaya, tapi kan ada beberapa macam ya, kalau menurut saya, ada yang bahaya tapi ada juga yang aman, aman bukan berarti tidak bahaya (mungkin), karna dari yang saya pernah baca silikon itu benda sintesis yang berbeda komposisinya dengan tubuh, jadi tubuh itu akan merasa asing saat silikon masuk, dan terkadang bagi seseorang yang punya penolakan tubuh yang tinggi, silikon malah bisa menyebabkan kematian.
makasih atas kunjungannya^^v

Post a Comment